Kamis, 28 April 2016

RPP Konsep Mol

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah                                  : SMA
Mata Pelajaran                      : Kimia
Kelas/semester                     : X/dua
Materi Pembelajaran                        : Stoikiometri (Konsep Mol)
Alokasi Waktu                       : 2 pertemuan (@ pertemuan 3x45 menit)
A.     KOMPETENSI INTI
        1.    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
        2.    Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

Sabtu, 23 April 2016


HAKIKAT ILMU KIMIA
Lembar Kerja Siswa

Kelompok         :
Nama/No.Absen   :
1.
2.
3.
4.
5.

Rabu, 16 September 2015

Aliranku tertuju padaNya

Lillahi ta'ala.
Aku berserah hanya kepada-Mu
aku berlindung hanya kepada-Mu
SkenarioMu teramat indah, jadikan aku hamba yang pandai bersyukur ya rob..
banyak dosa yang kami perbuat, dan Engkaulah yang memberikan raportnya, ya hanya Kau lah yang memberi nilai bagi kami yang berlumur dosa, bahkan saking tak tahu diri, kami masih berharap mendapat nilai dengan banyak dosa dan maksiat yang terjadi.
banyak pelajaran yang harusnya bisa ku ambil dari semua peristiwa yang telah terjadi, masa lalu adalah ingatan ku, masa depan adalah harapan ku sedangkan saat ini adalah realita yang aku usahakan, sudah teramat banyak nikmat yang ku terima yang begitu lama (hampir 25 tahun) dan jika ku ingat slalu pertanyaan "apa yang sudah ku beri?" yang membayangi.
apa yang sudah ku beri pada ayahku?yang ku ingat aku selalu mengeluh dan meminta.
apa yang sudah ku beri pada ibuku?yang ku ingat aku selalu mengeluh, meronta, meminta, merepotkan.
apa yang sudah ku beri pada kakak2ku?yang ku ingat aku selalu mengeluh dan meminta bahkan merepotkan.
apa yang sudah ku beri pada adik2ku?yang ku ingat aku selalu mengeluh dan memaksa.
itu baru keluarga kecil.
bagaimana dengan saudara, teman, saudara, tetangga, orang lain, agama dan negara.
kaya gitu kok masih minta dianggap dewasa, dianggap berpendidikan. huhh...dis dis..
dan kaya gitu kok dah pengen dilamar..hehehehe
Allah maha mengetahui, apa yang terjadi besok tak ada yang tahu.
Allah maha memberi dan penyayang maka Ia tak kan membiarkan umatnya kekurangan dan bersedih.
Allah maha esa maka dari itu aku hanya berserah padaMu..
aku percaya Engkau memberi yang terbaik untukku, siapapun, apapun, bagaimanapun, kapanpun. apa yang terjadi pasti ada maksudnya.
"bahagia itu bergantung pada caramu berpikir dan merasa"
mari refleksi diri, apakah kita juga masih sering meminta daripada memberi? padahal hakikat hidup harusnya memberi bukan meminta.
semoga bermanfaat.

Bumi Daranante Teramat Menerima

Borneo punya makna istimewa dalam hidupku, walau hanya 1 tahun dari 24 tahun (hampir 25 tahun, hehehe) dari usiaku. Bumi Daranante teramat menerima keberadaanku, bahkan hingga 1 bulan ku berada di tanah Jawa begitu jelas dalam ingatan bagaimana manusia dan alamnya memperlakukanku. ketika ku pejamkan mata sejenak dan ku sebut borneo serasa aku melihat kembali tugu khatulistiwa, smk n 1 mukok, rumah pak sadiran, kapuas, bubur pedas, sampan, sawit, karet, birunya langit, dekatnya bulan dan bintang dan masiiihhhh banyak lagi. jujur aku pun ingat benar jalannya yg rusak, debu yang pekat. alhamdulillah aku menikmati setiap peristiwaku di sana. terima kasih borneo, kau mengajarkanku banyak hal. arti kebebasan yang mengharuskanku dewasa (memutuskan hal2 sendiri, apa2 sendiri). bohong sekali jika ku bilang apa2 sendiri. aku punya banyak saudara guys..

Minggu, 12 Oktober 2014

Borneo...terimalah aku..

Lama jemari ini tak menari di atas tombol-tombol huruf dalam rangka mengenang apa yang telah terjadi.

Kini aku di tanah Borneo. Ya. aku berada di salah satu kabupaten terdepan Indonesia tepatnya di Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau. Satu langkah kecil yang ku pilih insyaAllah memiliki dampak yg besar dalam hidupku. Memilih menjadi Guru SM3T dan ditempatkan di tanah surga ini bukan suatu mimpi yang telah aku rencanakan sejak kecil.
berjalan hampir 2 bulan dari kewajiban mengabdi selama 12 bulan hari-hariku penuh hal baru. bagaimana tidak, keahlian pendidikan kimia mengajar kimia dan dasar-dasar budidaya (yang sebelumnya tak pernah ku tahu). alhamdulillah mengajar kelas x jadi siswanya belum bandel2..haha
niat tulus mengabdi, mengoptimalkan kemampuan yang ku punya dengan ridho Allah semoga semua berjalan lancar dan penuh berkah. aku ingin hidup yang hanya sekali ini menjadi hidup yang penuh arti, tidak hanya untukku namun untuk orang lain yang ku kenal atau belum ku kenal.
menularkan ilmu yang ku punya hingga apakah nantinya aku menginspirasi atau tidak, smua aku serahkan padaMu. yang jelas aku melakukan, hasilnya Engkau yang menentukan.
mereka punya kesempatan dan hak yang sama dalam mendapat ilmu yang kata pemerintah pendidikan sudah merata..hmmm....nihil. benar-benar aku pahami sekarang betapa orang-orang yang di jawa sana harus bersyukur dengan apa yang ada di sana. semua serba ada, serba murah, serba bisa.
lain waktu kan ku tulis lebih banyak lagi.

Jumat, 02 Mei 2014

me



Awal bertemu hingga sekarang ya begini lah aku..
Aku tak bisa jauh dari para temanku, baik pria atau wanita..
Ya. Aku, Gadis Kusuma Permatasari yang tak pernah ingin kesepian. Maka dari itu aku punya buanyak teman.
Kebiasaan hidup dengan dua kakak pria yang mungkin menjadi salah satu faktor aku begitu percaya dan merasa dekat dan nyaman dengan teman2 priaku, yaa bisa dibilang ketika sd dan smp aku begitu tomboy..(di rumah ketemunya 2 jagoan sih).

Rabu, 05 Maret 2014

secuil brownies

kebetulan fisikku tidak lebih kuat dr batinku...siapa lg yg kan memuji maka kuawali dengan memuji diriku sendiri.
Allah slalu bersamaku, alhamdulillah...
hidup bersama papaku tercukupi materiku namun tidak batinku..aku anak bontot dr 3 saudara sekandung yg aku tak mau menyebut korban broken home..
justru aku termasuk orang beruntung di dunia ini...
aku menghadapi persoalan hidupku sampai saat ini aku berusia 23 tahun.. ketika apapun aku pendam sendiri,sesekali aku share dgn kakak2ku..
dimulai aku hidup hingga remaja tanpa sosoknya,aku mjd gadis periang dengan sgudang problematika yg aku simpan...
menyimpan=menunda membuang...
aku berusaha keras tuk mbuang smuanya tp entah knp masih terasa sangat menyakitkan...
memang di rumah ini bsa dikatakan rumah tak sehat..jarang sekali ngobrol dr hati ke hati padahak tiap hr bertemu..sering juga malah sama skali tak ada tegur sapa..
ketika ibu tiri tak lg sperti bwang merah bawang putih..yg memberi hukuman fisik bgtu berat..
tekanan batin yg ku rasa, sudah tak terhitung didiamkan tanpa sebab, tak dianggap ada d sini, selalu dicacat apapun yg ku lakukan...ya Allah ampuni ku yg sangat berdosa ini...
aku byk kurangnya memang..
ampuni aku ya Allah...
sampi saat ini ku mampu mka selamany pun aku mampun...tetaplah bersamaku ya Allah..
aku yg terlalu kecil hati yang menerima perlakuan biasa mungkin tuk kebnyakn org...
bimbing aku slalu ya Allah..
muliakan beliau ya Allah..kuatkan aku tuk bisa slalu menghormatinya..

ketika aku tulis ini ada efek pms juga kali jd hawane emosi labil..
hanya untuk melepas smua beban di batin ini...